12 Cara Tepat Cegah Dehidrasi Saat Puasa

Image: SpaceStock Team
0 85

Seharian kerja di kantor sambil puasa memang bakal rawan sekali kena dehidrasi. Apalagi kalau harus menghadapi banyak persoalan di kantor, baik antar karyawan ataupun ke atasan. Sudah berkoar-koar, tapi tetap saja tidak kunjung memahami pokok persoalan. Emosi dan dehidrasi pasti terjadi.

Selain itu, masih banyak lagi hal lain yang menyebabkan dehidrasi saat puasa. Demi menghindari hal itu, sebenarnya ada beberapa cara cegah dehidrasi saat puasa. Berikut diantaranya:

Dehidrasi Saat Puasa
Image: medicalnewstoday.com

[lwptoc]

1. Batasi Aktivitas di Bawah Terik Matahari

Terlalu banyak aktivitas yang dilakukan di luar ruangan, terutama jika dilakukan di bawah terik sinar matahari akan membuat tubuh merasa lebih cepat haus dan menjadi dehidrasi. Saat berpuasa, sebaiknya batasi dan hindari aktivitas yang dilakukan di bawah terik matahari.

Duduk manis saja di depan meja kantor. Jika memang harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan pelindung dari panas dan usahakan untuk bisa berada di tempat yang teduh.

2. Hindari Aktivitas yang Terlalu Berat

Saat berpuasa, memang tubuh kita menjadi memiliki keterbatasan untuk melakukan aktivitas seperti pada hari-hari biasa lainnya. Untuk itu, sebaiknya hindari aktivitas yang terlalu berat. Untuk pecinta olahraga, misalnya tidak perlu melakukan latihan cardio. Anda bisa tetap berolahraga dengan cara berlari kecil atau jalan kaki secukupnya di pagi atau sore hari.

3. Hindari Konsumsi Garam yang Berlebihan

Saat berbuka puasa dan sahur, sebaiknya hindari konsumsi garam yang berlebihan. Jangan mengkonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung garam. Hal ini karena dengan konsumsi garam, tubuh akan lebih banyak membutuhkan air.

Setelah mengkonsumsi garam, kita akan lebih cepat merasa haus. Hal ini karena garam sangat berpengaruh terhadap mekanisme pengaturan cairan dalam tubuh manusia. Garam akan mengacaukan pengaturan ini sehingga manusia akan merasa cepat haus.

4. Hindari Konsumsi Gorengan

Makanan yang banyak mengandung minyak, seperti gorengan atau makanan lain yang digoreng sebaiknya dihindari saat berpuasa. Makanan gorengan bisa menyebabkan dehidrasi jika dikonsumsi terlalu banyak. Kandungan minyak dalam gorengan bisa menyebabkan mulut menjadi kering dan kita menjadi cepat haus.

5. Hindari Konsumsi Kafein, Terutama pada Kopi

Kafein pada minuman, terutama pada kopi, memiliki sifat diuretik. Artinya, kafein bisa membuat tubuh kekurangan cairan dan gampang haus. Kafein juga bisa menyebabkan kita menjadi lebih sering ingin buang air kecil sehingga cairan tubuh cepat terbuang.

Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, soda, minuman berenergi, teh hijau, dan lain-lain.

6. Hindari Konsumsi Makanan Manis yang Berlebihan

Saat berbuka puasa, kita memang dianjurkan untuk berbuka menggunakan makanan yang manis. Namun, rupanya konsumsi makanan dengan kandungan gula buatan yang berlebihan juga sebaiknya dihindari.

Hal ini karena mengkonsumsi terlalu banyak gula buatan bisa membuat tubuh kekurangan cairan. Akibatnya, kita akan merasa lebih mudah untuk haus. Sebaiknya konsumsi makanan dengan kandungan gula alami seperti buah-buahan.

7. Jangan Terlalu Banyak Tidur

Saat berpuasa, waktu tidur memang dianggap sebagai ibadah. Namun, terlalu banyak tidur juga bukan merupakan hal yang baik. Terlalu banyak tidur rupanya bisa menyebabkan dehidrasi saat berpuasa.

Hal ini karena saat tidur, tubuh akan tetap mengeluarkan cairan tubuh secara tidak sadar. Hal ini yang disebut dengan insensible water loss. kamu juga bisa merasakan sendiri bahwa setelah bangun tidur biasanya kita akan merasa lebih haus.

Baca Juga: 10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Ini Bikin Kamu Semangat Menjalankannya

8. Minum Banyak Air Saat Waktu Berbuka Puasa dan Sahur

Meskipun berpuasa, tubuh manusia tetap memerlukan asupan air yang cukup setiap harinya, yaitu sekitar 8 hingga 12 gelas air putih per hari. Karena tidak bisa minum di siang hari, sebainya minum 8 hingga 12 gelas air di waktu berbuka puasa dan sahur.

Langkah ini bisa dilakukan secara bertahap, misalnya dengan minum satu gelas setiap satu jam sekali di luar waktu berpuasa. Hal ini penting untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Air yang disarankan untuk dikonsumsi yaitu air putih hangat.

9. Perbanyak Konsumsi Berbagai Jenis Buah dan Sayuran

Asupan air untuk tubuh rupanya tidak hanya bisa didapatkan dari air putih saja. Berbagai jenis buah dan sayuran juga mengandung air yang bisa bermanfaat untuk tubuh.

Oleh karena itu, perbanyak konsumsi berbagai jenis buah dan sayuran untuk cegah dehidrasi saat puasa. Pilihlah buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak air seperti semangka, melon, jeruk, labu, dan lain-lain.

10. Perbanyak Konsumsi Makanan yang Mengandung Air

Selain buah dan sayuran, sebaiknya kamu juga perbanyak konsumsi makanan yang banyak mengandung air. Kandungan air dalam makanan bisa membantu tubuh untuk mengembalikan kekurangan cairan tubuh saat berpuasa. Makanan yang banyak mengandung air biasanya banyak ditemukan di sayur-sayuran.

11. Perbanyak Konsumsi Susu dan Air Kelapa

Saat berpuasa, tubuh memang tetap memerlukan asupan cairan dalam jumlah tertentu. Minuman selain air putih yang baik dikonsumsi saat berpuasa yaitu susu dan air kelapa. Susu dan air kelapa bisa menjadi minuman yang tepat untuk cegah dehidrasi saat puasa.

Apalagi, susu juga mengandung berbagai zat gizi seperti protein, karbohidrat, kalsium, dan elektrolit. Sedangkan air kelapa juga mengandung elektrolit alami yang dapat mencegah dehidrasi.

12. Perhatikan Konsumsi Obat-obatan Tertentu

Saat berpuasa, banyak orang yang mencoba mengkonsumsi berbagai obat-obatan, suplemen, atau vitamin tertentu agar tubuh tetap sehat dan fit. Namun, sebelum mengkonsumsi obat-obatan tersebut, sebaiknya kamu juga memperhatikan kandungan dalam obat. Hal ini karena beberapa obat bisa memberikan efek samping yang tidak diinginkan.

Hindari obat-obatan yang memberi efek menjadi terlalu banyak tidur atau buang air kecil secara terus menerus karena hal ini bisa menyebabkan dehidrasi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.