12 Tips Puasa Bagi Penderita Maag Biar Tidak Kambuh Saat Kerja

Image: SpaceStock Team
0 133

Saat sedang enak-enaknya membahas proyek bersama rekan kerja di kantor tiba-tiba maag kambuh. Pasti sangat mengganggu. Apalagi ditambah sedang menjalankan ibadah puasa. Duh harus bagaimana ya? Mau tidak mau memang kamu harus segera membatalkan puasa dan minum obat. Padahal sebenarnya, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar kejadian semacam itu tak terulang.

Image: Honest Docs

Tips Puasa Bagi Penderita Maag

[lwptoc]

1. Dianjurkan Minum Obat Maag Setelah Makan Sahur

Bagi penderita maag, terutama untuk penderita penyakit maag kronis, sebaiknya dianjurkan minum obat selepas makan sahur. Namun, sebaiknya konsumsi obat ini juga dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter ahli.

Pilihlah dokter dan obat maag yang sudah terpercaya sehingga aman untuk dikonsumsi selama bulan Ramadan. Konsumsi obat tersebut sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan.

2. Hindari Konsumsi Kopi

Kopi merupakan salah satu makanan yang harus dihindari penderita maag di bulan Ramadan. Pasalnya, konsumsi kopi dapat meningkatkan asam lambung. Pada hari biasa saja, kopi bisa menyebabkan sakit perut.

Untuk itu, hindari konsumsi kopi di bulan Ramadan, terutama untuk penderita maag. Selain kopi, minuman berkafein lain seperti teh atau soda juga sebaiknya dihindari karena bisa meningkatkan asam lambung.

3. Hindari Konsumsi Makanan yang Mengandung Gas

Sayuran dan buah-buahan memang merupakan makanan yang berserat tinggi dan baik untuk dikonsumsi di bulan Ramadan. Namun, tidak semua sayur baik dikonsumsi oleh penderita maag.

Penderita maag sebaiknya hindari konsumsi makanan yang mengandung gas. Contohnya yaitu sawi, kol, nangka, dan pisang ambon yang mengandung gas cukup tinggi dan bisa meningkatkan asam lambung.

4. Hindari Makanan dengan Kandungan Lemak Tinggi

Lemak merupakan kandungan makanan yang bisa memperlambat kerja lambung, sehingga penderita maag sebaiknya hindari konsumsi makanan dengan kandungan lemak yang tinggi.

Makanan-makanan seperti, keju, makanan yang digoreng, kue kering, dan coklat merupakan contoh makanan yang sebaiknya dihindari. Makanan ini bisa memperlambat pengosongan lambung sehingga produksi asam lambung bisa naik.

5. Hindari Makanan yang Pedas

Makanan yang pedas bisa menyebabkan rasa sakit pada lambung. Untuk itu, bagi penderita maag sebaiknya hindari makanan pedas selama bulan Ramada, baik di waktu sahur maupun di waktu berbuka puasa.

Makanan yang mengandung cabai, lada, atau merica yang banyak bisa mengiritasi lambung dan menurunkan fungsi dinding lambung. Tentunya hal ini tidak akan baik bagi penderita maag.

6. Hindari Tidur Setelah Waktu Sahur

Tidur sesaat setelah waktu makan harus dihindari karena bisa menjadi berbahaya. Untuk penderita maag, hindari tidur sesaat setelah makan sahur. Hal ini karena tidur setelah sahur bisa meningkatkan asam lambung dan membuat perut menjadi mual.

Untuk itu, sebaiknya penderita maag langsung memulai aktivitas sehari-harinya setelah makan sahur.

7. Jangan Lewatkan Makan di Waktu Sahur

Waktu sahur merupakan waktu yang penting di bulan Ramadan. Saat mengkonsumsi makanan di waktu sahur, badan kita akan diberi persiapan untuk bisa menghadapi puasa selama beberapa jam selanjutnya. Untuk itu, terutama bagi penderita maag, makan sahur sangat penting.

Makan di waktu sahur bisa mempertahankan tingkat asam lambung agar normal dan bisa menghindari kambuhnya penyakit maag di siang hari.

8. Jangan Merokok Selama Bulan Ramadan

Penderita penyakit maag sebaiknya hindari rokok selama bulan Ramadan. Hal ini karena rokok dapat menyebabkan produksi asam lambung dan gas dalam perut menjadi berlebih.

Faktor inilah yang dapat menyebabkan penyakit maag bisa kambuh. Bahkan, setelah berbuka puasa pun sebaiknya jangan merokok karena bisa merusak lambung.

Baca Juga: 14 Hal yang Membuat Batal Puasa dan Makruh

9. Makan dengan Perlahan

Bagi penderita maag, jangan makan terlalu cepat. Makanlah dengan perlahan untuk menghindari sakit perut. Makan dengan perlahan bisa menghindari peregangan pada dinding lambung sehingga kerja lambung tidak terlalu berat.

Mulailah makan dari makanan seperti buah kurma, oatmeal, lalu makanan berat agar perut atau lambung tidak kaget. Jangan langsung mengisi perut penuh dengan makanan berat sesaat setelah berbuka puasa.

10. Makan Sahur di Akhir Waktu dan Menyegerakan Berbuka Puasa

Bagi penderita maag, memilih waktu sahur yang tepat sangatlah penting. Sebaiknya, penderita maag memilih untuk makan sahur menjelang akhir waktu atau menjelang imsak.

Sedangkan di waktu berbuka puasa, sebaiknya penderita maag menyegerakan untuk berbuka puasa. Hal ini akan mempengaruhi total waktu berpuasa sehingga bisa lebih singkat. Berbukalah dengan makanan yang manis terlebih dahulu dan bisa mengembalikan energi tubuh.

11. Mengkonsumsi Makanan dengan Kandungan Serat dan Karbohidrat yang Baik Saat Sahur

Saat makan sahur, pilihlah makanan dengan kandungan serat dan karbohidrat yang baik. Kandungan serat yang tinggi pada makanan akan bisa mempertahankan rasa kenyang sehingga tidak mudah lapar. Hal ini karena serat memerlukan waktu yang lebih lama untuk dicerna.

Contoh makanan yang baik disantap di waktu sahur untuk penderita maag yaitu kacang almond, buah pisang, oatmeal, kentang, dan gandum utuh. Untuk berbuka puasa, kurma merupakan makanan yang baik.

12. Banyak Minum Air Putih

Tubuh manusia memerlukan konsumsi air putih yang cukup setiap harinya. Air putih memang memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh manusia. Salah satu manfaat air putih yaitu memperlancar pencernaan.

Karena itu bagi penderita penyakit maag, penting untuk konsumsi cukup air putih setiap harinya. Banyaklah minum air putih di waktu sahur dan waktu berbuka puasa.

Itulah sejumlah tips puasa bagi penderita maag. Jika dilakukan dengan baik, InsyaAllah kamu masih tetap bisa berpuasa meski punya penyakit maag. Bahkan puasa bisa menyembuhkan maag kamu, lho.

Leave A Reply

Your email address will not be published.