14 Hal yang Membuat Batal Puasa dan Makruh

Image: SpaceStock Team
0 131

Makna dari ibadah puasa yang dijalankan selama bulan Ramadhan adalah menahan. Baik itu menahan makan dan minum dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari, maupun dari hawa nafsu. Lantas apa saja hal-hal yang membuat batal puasa dan makruh jika dilakukan? Berikut selengkapnya.

[lwptoc]

1. Muntah yang Disengaja

Muntah disengaja maksudnya memaksakan diri untuk muntah. Biasanya hal ini terjadi jika perut mengalami masalah, sehingga dipaksakan muntah agar terasa nyaman. Jika melakukan hal tersebut, maka sudah pasti puasa akan batal. Kecuali kalau muntah dan mual yang terjadi memang tidak disengaja, hukumnya tidak membatalkan puasa.

2. Berhubungan Badan

Salah satu tujuan dari berpuasa adalah menahan godaan hawa nafsu. Sementara melakukan hubungan suami istri merupakan suatu kegiatan untuk menyalurkan nafsu. Berhubungan badan akan membatalkan puasa jika dilakukan pada siang hari dan pelakunya wajib membayar denda.

3. Menstruasi Bagi Wanita

Menstruasi adalah hal wajar dan menjadi siklus rutin bagi wanita setiap bulannya. Ketika sedang berpuasa dan tiba-tiba mengalami menstruasi, maka puasa wanita tersebut menjadi batal dan wajib menggantinya di hari lain. Bahkan jika darah yang keluar hanya setetes dan waktu berbuka sudah sangat dekat.

4. Terlalu Emosi

Menahan hawa nafsu selama berpuasa tidak hanya menahan keinginan untuk makan minum atau nafsu batin, tetapi juga amarah. Itulah mengapa puasa menjadi ajang untuk melatih kesabaran bagi yang melaksanakannya. Bagi orang yang tidak dapat mengontrol emosinya ketika berpuasa dengan terus marah-marah, maka puasanya dianggap batal. Jadi sia-sia saja baginya untuk melanjutkan berpuasa.

5. Mencicipi Rasa Makanan

Biasanya yang paling sering melakukan ini adalah para ibu rumah tangga. Maksudnya agar rasa makanan yang dibuat terasa pas. Agar berhati-hati biasanya setelah mencicipi mereka mengeluarkan kembali makanan tersebut. Tetapi siapa yang tahu seberapa banyak dari makanan tersebut sudah tertelan?

Ada banyak pandangan tentang hal ini. Sebagian secara tergas menyatakan bahwa puasa batal, tetapi selebihnya menganggap puasa hanya makruh jika mencicipi rasa makanan.

6. Berkumur Berlebihan

Berkumur yang membatalkan puasa yaitu ketika dilakukan dengan niat untuk menyegarkan tubuh serta dalam intensitas yang berlebihan. Dahaga memang dapat hilang meski hanya sekadar berkumur. Akan tetapi tidak ada yang bisa menjamin bahwa air yang dipakai berkumur ada yang tertelan.

Oleh sebab itu sebisa mungkin lebih baik menghindari berkumur secara berlebihan saat berpuasa, kecuali untuk hal yang tidak dapat dihindari. Berkumur memang tidak membatalkan puasa, tetapi makhruh dilakukan. Terutama setelah waktu dzukur.

7. Menyikat Gigi

Hukum menyikat gigi tidak jauh berbeda dengan berkumur saat berpuasa. Ketika menyikat gigi tidak ada yang bisa menjamin jika air yang digunakan berkumur tidak tertelan.

Maka dari itu banyak yang melarang untuk menyikat gigi saat berpuasa. Meskipun begitu menyikat gigi tidak lantas membatalkan puasa, sebagian ulama menganggapnya hanya membuat puasa menjadi makruh.

8. Merokok

Mungkin banyak yang mempertanyakan mengapa merokok bisa menyebabkan batalnya puasa. Apalagi merokok sama sekali tidak memasukkan apa-apa melewati kerongkongan.

Jawabannya sederhana saja, karena merokok dapat membuat rasa lapar dan dahaga seseorang menjadi hilang. Itulah mengapa rokok dapat membatalkan puasa. Merokok juga merupakan hal yang membuat seseorang menjadi kecanduan, sehingga sulit untuk mengontrol hawa nafsu.

9. Berenang

Mengapa berenang dapat membatalkan puasa, padahal tidak ada air yang masuk ke dalam tubuh? Tunggu dulu! Kamu memang tidak bisa mengetahui kalau ada air yang masuk ke tubuhmu atau tidak. Tetapi coba deh rasakan sensasinya ketika berenang saat berpuasa dalam waktu cukup lama, kamu pasti akan merasakan dahagamu menjadi hilang.

Penyebabnya tentu saja karena air yang meresap ke dalam tubuh. Sebenarnya berenang tidak langsung membatalkan puasa. Boleh saja berenang saat berpuasa yang penting kamu bisa menjamin tidak ada air yang masuk ke dalam tubuh. Dan terpenting adalah niatmu.

Baca Juga: 10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Ini Bikin Kamu Semangat Menjalankannya

10. Merasa Bergairah

Tidak jauh berbeda dengan ejakulasi atau onani, merasa bergairah juga dapat menyebabkan puasa menjadi batal lho. Biasanya hal ini terjadi jika menatap lawan jenis secara berlebihan atau menonton konten pornografi. Karena ketika melakukan hal tersebut gairah akan tersulut.

11. Nifas Setelah Melahirkan

Nifas hampir sama dengan menstruasi dan hanya dialami oleh kaum hawa saja. Bedanya jika menstruasi terjadi sebagai siklus bulanan, maka nifas hanya akan dialami oleh wanita yang baru melahirkan. Biasanya nifas berlangsung selama kurang lebih dua bulan. Wanita yang mengalami nifas selama bulan Ramadhan wajib mengganti puasanya di hari lain.

12. Murtad

Murtad adalah istilah ketika seseorang yang beragama Islam berpindah agama. Keluar dari agama Islam sudah pasti menyebabkan puasa menjadi batal. Karena syarat utama melaksanakan ibadah puasa adalah berstatus sebagai seorang muslim.

13. Hilang Akal

Hilang akal atau gila juga membuat puasa menjadi batal. Bahkan orang yang hilang akal karena jiwanya sakit, maka tidak diwajibkan untuknya melakukan puasa. Dan tidak pula ada kewajiban untuk mengganti meski telah balig.

14. Sakit

Energi yang dimiliki tubuh memang hanya bersumber dari makanan dan minuman. Oleh sebab itu orang yang sedang sakit tidak wajib untuk berpuasa. Dan jika sedang menjalankan ibadah puasa lantas tiba-tiba jatuh sakit, maka puasa sebaiknya dibatalkan saja.

Itulah empat belas hal yang membuat batal puasa dan makruh. Sebaiknya jauhi hal-hal demikian agar puasa yang kita jalani makin berkah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.