8 Kesalahan Fatal dalam Bisnis Properti Ini Harus Kamu Hindari

Lebih baik mencegah sebelum jatuh ke dalam lubang kesalahan yang lebih dalam lagi.

Image: Studio Bassi
0 75

Pada dasarnya setiap orang ingin sekali memiliki bisnis sendiri untuk mendapatkan penghasilan. Apalagi jika bisnis yang dijalankannya tumbuh dan berkembang begitu pesat, pastinya akan menjadi pencapaian yang luar biasa bagi pemilik bisnis tersebut.

Skala bisnis yang dijalankan berbeda-beda, tergantung dari kemampuan sang pemilik untuk menjalankannya. Ada bisnis skala kecil, skala menengah, hingga bisnis berskala besar. Nah seperti kita ketahui, salah satu bisnis berskala besar yang cukup menjanjikan yakni bisnis properti. Bisnis properti memiliki prospek yang cukup baik bahkan menguntungkan mengingat kebutuhan akan properti terus meningkat dan harganya juga akan melambung tinggi jika kondisi ekonomi dan di sekitarnya memberikan dampak signifikan terhadap properti tersebut.

Tidak perlu mempelajari ilmu-ilmu khusus, orang awam sekali pun bisa menjalankan bisnis properti asal berani untuk melangkah dan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan properti. Namun di satu sisi, kamu pasti memiliki kekhawatiran terhadap bisnis ini mengingat bisnis properti memiliki resiko yang cukup tinggi.

Sebisa mungkin kamu berusaha untuk menghindari resiko kesalahan dalam bisnis properti. Namun tahukah kamu apa saja kesalahan dalam bisnis properti? Beberapa poin di bawah akan SpaceStock jelaskan untuk kamu.

1. Lokasi kawasan properti yang tidak mendukung

Kesalahan Bisnis Properti
Image: Plazare.com

Lokasi menjadi poin penting dalam membangun kawasan properti. Semakin mendukung sarana dan prasarana pendukung yang ada di wilayah tersebut, maka kawasan properti tersebut berpotensi dilirik oleh banyak orang.

Namun jika kamu salah memilih lokasi tanpa melalui pertimbangan yang matang, seperti misalnya jauh dari keramaian atau jauh dari transportasi publik, maka bukan tidak mungkin kawasan properti yang kamu bangun tidak akan dilirik oleh lain. Sehingga mau tidak mau kamu harus berusaha lebih keras agar kawasan properti milikmu mempunyai nilai lebih dan mau dilirik oleh calon pembeli. Poin ini menjadi yang terpenting dalam kasus kesalahan dalam bisnis properti, ya.

2. Pembangunan properti selalu molor dan tidak tepat waktu

Kesalahan Fatal Bisnis Properti
Image: Unsplash

Pastikan kamu bersama calon pemilik sudah menyepakati rencana pembangunan. Perencanaan pembangunan yang teratur dan tepat waktu akan membuat kamu dipercaya oleh calon pembeli dan pastinya calon pembeli tersebut akan merekomendasikan kamu sebagai developer yang terpercaya.

Jika kamu tidak pernah tepat waktu untuk membangun properti sesuai keinginan calon pemilik, pastinya calon pemilik akan kecewa dan tidak akan bisa menempati rumah yang diinginkan dalam waktu yang telah ditentukan. Selain itu kredibilitas kamu sebagai seorang pengembang properti (developer) akan tercoreng.

Lebih baik kamu membuat kepastian dengan calon pembeli, misalnya membutuhkan waktu yang agak lama tetapi kualitas bangunan sangat baik, dibandingkan dengan membangun dalam waktu cepat tetapi kualitas bangunan tidak baik.

3. Menomorduakan kualitas

Kesalahan Fatal Bisnis Properti
Image: Okezone Ekonomi

Kesalahan dalam bisnis properti yang paling sering dilakukan adalah membangun sebuah properti dengan kualitas yang jauh dari kata baik. Padahal tujuan membangun properti adalah tidak hanya untuk memiliki hunian dengan layak dan nyaman, tetapi juga menjadi nilai investasi jangka panjang.

Kalaupun kamu bingung untuk menentukan biaya-biaya yang dikeluarkan selama dalam pembangunan, kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan calon pemilik rumah. Terangkan bahwa untuk memiliki kualitas rumah yang sangat baik membutuhkan biaya terutama biaya bahan yang tidak sedikit. Namun tidak serta merta rumah yang bagus harus mengeluarkan biaya yang mahal. Kamu bisa membuat rumah dengan biaya yang terjangkau tanpa mengorbankan kualitas. Kamu harus paham penggunaan material yang tepat agar nantinya rumah yang kamu bangun memiliki kualitas yang baik dan tahan lama. Tentu dengan nilai lebih ini membuat kawasan properti yang kamu bangun makin dilirik oleh banyak orang.

Jika rumah kamu tidak bertahan dalam waktu yang lama, maka kemungkinan calon pembeli yang melirik rumah buatan kamu akan semakin sedikit.

4. Gagal melunasi kredit pinjaman

Kesalahan Fatal Bisnis Properti
Image: Mediafeed

Jika kamu tidak memiliki modal untuk mulai bisnis properti, maka pinjaman dari bank bisa menjadi salah satu alternatif untuk pembiayaan bisnis yang kamu jalani.

Buatlah perencanaan keuangan yang baik nantinya agar properti kamu dapat terjual dengan baik dan mampu melunasi pinjaman dari bank. Biasanya jaminan dari pinjaman ini berupa kawasan properti yang kamu bangun saat ini. Jika kamu gagal melunasi pinjaman dari bank, maka siap-siap seluruh aset yang kamu miliki akan diambil alih oleh bank. Tentu kamu tidak ingin hal tersebut terjadi pada bisnis propertimu.

Baca Juga: Tips Bijak untuk Menyikapi dan Mengatasi Kenaikan Sewa Properti

5. Tidak gencar melakukan promosi

Kesalahan Bisnis Properti
Image: The Balkanista

Promosi menjadi hal yang penting agar properti yang kamu bangun dapat dikenal oleh banyak orang. Berbagai macam cara bisa kamu lakukan untuk menarik minat calon pembeli. Mulai dari promosi di pusat keramaian, pusat perbelanjaan, spanduk, baliho, hingga online seperti media sosial. Berikan promo-promo yang menarik agar calon pembeli makin tertarik dengan rumah yang kamu buat.

6. Terlalu tinggi dalam menetapkan harga

Kesalahan Bisnis Properti
Image: Property Price Advise

Jangan menetapkan harga terlalu tinggi ketika memulai sebuah bisnis properti. Pastikan kamu sudah memperhitungkan berapa pengeluaran dan perkiraan pendapatan ketika membangun sebuah kawasan properti. Setelah itu kamu bisa menentukan harga jual properti tanpa harus membuat kamu rugi.

Jika kamu terpaksa menetapkan harga yang cukup tinggi, pastikan kamu mampu menjabarkan kelebihan-kelebihan dari properti yang kamu buat, semisal dekat dengan transportasi umum atau pun dekat dengan pusat perbelanjaan yang ramai. Harga yang terlalu tinggi tanpa ada kelebihan apapun membuat calon pembeli enggan untuk melirik properti yang kamu bangun.

7. Tidak memperhatikan perizinan

Kesalahan Bisnis Properti
Image: cdcba.com

Perizinan juga menjadi hal yang harus diperhatikan ketika memulai sebuah bisnis properti. Tanpa adanya perizinan, kamu tidak bisa membangun properti yang kamu inginkan. Jangan gencar melakukan promosi sebelum tanah yang kamu gunakan untuk membangun belum mendapat izin resmi dari pihak terkait. Jika nekat, maka calon pembeli akan ketakutan dan menarik uang panjar (down payment) yang disetor terlebih dahulu dan tidak mau melanjutkan pembangunan properti sesuai kesepakatan.

8. Kurangnya pengawasan

Kesalahan Bisnis Properti
Image: buildinginspectionsfremantle.com

Kesalahan dalam bisnis properti yang juga sering terjadi yakni kurangnya pengawasan. Sudah banyak kejadian di mana kontraktor lalai, molor, atau pun bertindak curang karena kurangnya pengawasan. Pastikan kamu selalu mengawasi pekerjaan di lapangan agar meminimalisir hal yang tidak diinginkan ketika sedang membangun properti.

Leave A Reply

Your email address will not be published.