Beda Investasi Properti dan Bisnis Properti, Lebih Untung Mana?

Image: Unsplash/@jesseroberts
0 66

Seringkali kita bingung mau dikemanakan properti yang kita miliki. Apakah mesti dialirkan ke investasi atau untuk bisnis? Keduanya memang potensial. Terutama di tengah meningkatnya harga properti setiap tahun.

Yang perlu dipahami, ada beda investasi properti dan bisnis properti soal cara kerjanya. Biar kamu tidak gagal paham, kita mesti tahu perbedaan kedua istilah tersebut.

Pengertian Investasi Properti

Investasi properti adalah suatu aktivitas di mana seseorang melakukan invest dalam bidang properti dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan. Misalnya beli lahan, tanah atau bangunan.

Jika memilih investasi properti, maka kamu mesti membeli properti dengan tujuan tidak untuk ditempati, melainkan hanya disimpan. Jadi tanah, lahan, atau bangunan yang kamu beli hanya kamu simpan saja.

Properti yang digunakan untuk investasi memang akan menjadi pasif sifatnya, tidak menghasilkan uang dalam jangka pendek. Namun terdapat harapan aset properti tersebut dapat memberikan keuntungan yang banyak dalam beberapa tahun mendatang. Sebab, harga properti terus mengalami kenaikan.

Pengertian Bisnis Properti

Sedangkan untuk bisnis properti dapat diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan dengan menjual jasa atau barang yang ada kaitannya dengan properti. Barang atau jasa yang berkaitan dengan properti ini dijual kepada pihak lain dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Dapat disimpulkan bahwa bisnis properti terbilang lebih aktif jika digunakan untuk memperoleh keuntungan. Dari pengertian ini saja kita sudah dapat menyimpulkan beda investasi properti dan bisnis properti.

Pertimbangan Investasi Properti dan Bisnis Properti

Beda investasi properti dan bisnis properti memang sudah dapat terlihat dari bagaimana definisi dan mekanismenya. Menelisik dari perbedaan tersebut, ada hal yang perlu diperhatikan jika ingin memilih salah satunya.

Jika kamu ingin memilih investasi properti sebagai jalan mendulang penghasilan, maka hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Modal yang dikeluarkan relatif kecil. Modal hanya digunakan untuk membeli properti di awal saja.
  • Jika digunakan sebagai bisnis, keuntungannya tidak begitu besar. Namun menelisik risikonya jauh lebih kecil karena cenderung lebih aman.
  • Keuntungan yang didapatkan memang tidak sebesar bisnis properti.
  • Investasi properti membutuhkan biaya bulanan semacam air, PBB, listrik, dll. Biaya tersebut mesti dikeluarkan secara berkala. Tanpa adanya pemasukan, biaya-biaya bulanan mesti harus dikeluarkan.

Melengkapi definisi beda investasi properti dan bisnis properti, simak juga beberapa hal yang mesti diperhatikan jika memilih bisnis properti.

  • Mesti mengeluarkan modal yang cukup besar. Modal tersebut nantinya akan digunakan untuk maintenance properti secara berkala.
  • Harus lebih agresif jika ingin mendapat keuntungan. Hal ini pun membuat risiko yang akan didapat juga semakin besar.
  • Dengan risiko yang semakin besar, sebenarnya keuntungan yang didapat pun luar biasa besarnya.
  • Biaya bulanan untuk perawatan properti yang diinvestasikan dapat lebih tercover dari pendapatan dari bisnis properti.

Dari sejumlah perbedaan dapat disimpulkan bahwa menjadikan properti sebagai ladang bisnis merupakan sesuatu yang sangat menggiurkan. Cepat untung besar. Namun berlaku catatan juga membawa risiko yang sama besarnya.

Akan tetapi, jika ingin menanggung risiko yang relatif lebih kecil, pemasukan yang lambat namun konstan, maka properti untuk investasi dapat dijadikan pilihan. Hal ini juga termasuk jika ingin menjadikan properti sebagai tabungan masa depan.

Pilihan Bisnis Properti

Jika ingin melirik bisnis properti, referensi berikut ini dapat menjadi pilihan:

1. Makelar Properti

Makelar properti dapat disebut sebagai broker. Intinya jenis pekerjaan atau bisnis ini adalah sebagai perantara yang menjembatani antara pembeli dan penjual properti. Bagi yang berkeinginan memulai bisnis properti dari modal minim, menjadi makelar cocok sebagai pilihan.

2. Penyewaan Kamar/Homestay

Situs-situs wadah penyewaan ruang kamar seperti hotel, homestay, atau kos-kosan memang kian memudahkan pemilik properti untuk menjalankan bisnisnya. Melalui bisnis penyewaan kamar atau homestay, kita dapat mendulang banyak keuntungan.

Terlebih mulai banyak orang yang gemar berlibur maupun berpergian sehingga memerlukan fasilitas semacam homestay.

3. Mendirikan Situs Pencarian Properti

Meskipun lebih cenderung dekat dengan dunia teknologi, namun bisnis satu ini juga dekat dengan dunia properti. Banyak situs pencarian properti yang membantu orang-orang dalam mencari aneka properti sesuai keinginan. Modal awalnya pun cukup kecil di awal untuk mengelola situs potensial tersebut.

SpaceStock dapat menjadi jawaban! Untuk kamu yang mencari hunian apartemen ataupun ruang kantor untuk menjalankan bisnis, SpaceStock punya beragam pilihan terbaik. Dilayani oleh local expert agent dengan pengetahuan dan layanan yang profesional, segala kebutuhan hunianmu akan terjawab dengan mudah. Yuk mulai cari sekarang.

Pilihan Investasi Properti

Sedangkan untuk kamu yang sedang melirik investasi properti, ada sejumlah referensi yang bisa kamu pilih:

1. Mendirikan Kos-Kosan

Jika kamu memiliki tanah dan bangunan di sekitar kampus, sekolahan, pusat bisnis, pabrik, dsb, maka mendirikan kos-kosan adalah ide menarik untuk investasi properti. Bahkan income yang bisa kamu dapatkan tergolong menggiurkan.

2. Investasi Tanah

Investasi tanah sudah dicontohkan nenek moyang kita sejak dulu. Harga tanah yang tiap tahunnya melejit membuat investasi satu ini merupakan ladang paling empuk untuk mendulang penghasilan.

3. Investasi Kontrakan

Harga rumah dan tanah yang kian melejit membuat investasi satu ini cocok sebagai pilihan. Banyak orang yang lebih senang mengontrak dibandingkan mesti memiliki rumah karena terkendala biaya.

4. Investasi Kios, Toko dan Ruko

Kian hari, jenis investasi ini memang sangat propektif. Sebab, makin banyak orang yang berkeinginan membuka usaha sehingga memerlukan kios, toko, maupun ruko. Namun jika ingin melirik investasi ini, kamu perlu mempertimbangkan lokasinya. Sebab lokasi menjadi hal penting untuk menarik para penyewa.

Mana yang Lebih Menguntungkan?

Melihat ada banyak beda bisnis properti dan investasi properti, maka muncul pertanyaan, mana yang lebih menguntungkan diantara keduanya? Apakah investasi properti, atau justru bisnis properti?

Keduanya sebenarnya sama-sama menghasilkan. Bahkan jika kita jeli, properti yang dimiliki dapat difungsikan menjadi dua jenis. Bisa sebagai bisnis hingga investasi untuk masa depan.

Lantas bagaimana caranya? Misalnya kita ingin memiliki tabungan masa depan namun sekaligus mendapatkan pemasukan tiap bulannya. Kita bisa memanfaatkan properti yang dimiliki, misalnya rumah. Rumah yang kita miliki sebagai tabungan masa depan dapat digunakan sebagai tempat bisnis.

Misalnya warung makan atau ditambah beberapa kamar untuk disewakan. Tentunya kita akan memperoleh banyak pemasukan tiap bulannya sekaligus memiliki investasi masa depan dari properti yang kita miliki. Dan jika dijualpun, rumah tersebut akan meningkast harga jualnya.

Sudah tau beda investasi properti dan bisnis properti, silakan pilih mau dikemanakan aset properti kamu. Sama-sama untung.

Leave A Reply

Your email address will not be published.