Belajar dari Kisah Elang Gumilang, Penjual Donat yang Bangun Elang Group

Image: Pondok Pemasaran
0 68

Kisah Elang Gumilang bisa menjadi teladan yang apik bagi banyak anak muda. Lahir dari keluarga berkecukupan tak lantas membuatnya mengandalkan jerih payah orangtua. Bahkan sebalinya, itu tidak berlaku bagi sosok Elang Gumilang.

Sosok yang saat ini dikenal sebagai pengusaha sukses membuktikan bahwa dirinya dapat berdikari tanpa embel-embel dari orangtua. Dari kisah Elang Gumilang, kita bisa mengambil banyak pelajaran dalam hidup.

Keberhasilannya sebagai pengusaha pun sudah sampai kabarnya ke telinga Presiden Joko Widodo. Mendengarkan kisah Elang Gumilang, Presiden pun memberikan pujian terhadap apa yang dicapai oleh pemuda tersebut dalam acara Gerakan Kewirausahaan Nasional 2015 di JCC, Jakarta.

Kisah Elang Gumilang
Image: Paper.id

Berlatar Belakang Keluarga Berkecukupan

Berbeda dengan kisah-kisah pengusaha sukses kebanyakan yang datang dari background keluarga tak berkecukupan, lain halnya dengan kisah Elang Gumilang ini. Pemuda kelahiran Bogor 6 April 1985 ini memiliki prinsip enggan menyandarkan diri kepada orangtua.

Prinsipnya mulai ia jalankan saat memutuskan untuk menjadi sosok mandiri. Ketika di bangku SMA, ia memilih terjun ke dunia usaha daripada mesti menadah uang kepada orangtuanya. Tentu prinsip ini berbeda dengan kebanyakan anak muda seusianya.

Pernah Jualan Donat Demi Biayai Kuliah Sendiri

Ternyata potensinya sebagai pengusaha sudah terlihat sejak usianya masih belia. Saat duduk di bangku SMA, Elang melakoni perannya sebagai penjual donat. Motivasinya menjalankan usaha tersebut sangat simpel. Ia hanya ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan pure hasil jerih payahnya sendiri.

Namun, jualan donat yang dilakukannya diketahui oleh orangtuanya. Kemudian kedua orangtuanya pun menginginkan agar putranya tetap fokus belajar agar dapat lulus SMA. Namun bukan Elang namanya jika diam begitu saja.

Ia tetap bertekad untuk masuk perguruan tinggi dengan hasil jerih payahnya. Kompetisi yang diselenggarakan sejumlah universitas pun diikutinya. Mulai dari kompetisi dari Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, hingga Universitas Trisakti.

Hasil memang tidak akan berkhianat dengan usaha. Dari sejumlah kompetisi yang diikutinya, pemuda yang saat ini dikenal sebagai pengusaha muda ini berhasil mengumpulkan uang hingga 10 juta rupiah. Tak hanya itu. Ia pun juga mendapat pembiayaan kuliah di Fakultas Ekonomi dan Manajemen dari Institut Pertanian Bogor.

Meneruskan Pendidikan Sembari Berbisnis

Keinginan untuk mandiri memang bisa dikatakan sudah mendarah daging pada sosok Elang. Pada akhirnya Elang melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi dengan hasil usahanya. Sampai sini pun semangat untuk berwirausaha pada dirinya tak padam, justru makin menyala.

Ia pun pernah berjualan sepatu selama kuliah dengan modal 1 juta rupiah. Sayangnya jualan sepatunya tidak berlangsung lama gara-gara kualitasnya yang menurun. Alumnus IPB ini pun memutuskan berhenti berjualan sepatu.

Namun putus asa tidak pernah ada di kamus hidupnya. Elang pun berputar haluan dengan berjualan lampu di kampusnya. Semuanya berawal dari lampu-lampu di kampusnya yang sudah tak bagus lagi kondisinya.

Elang pun memiliki ide untuk memberikan penawaran ke kampus dan menjalin kerjasama dengan perusahaan lampu. Hasilnya, tawaran yang ia ajukan diterima dan diperolehnya uang sampai 15 juta rupiah.

Ia juga melakoni usaha lain. Yakni berjualan minyak goreng. Namun karena terlalu menguras energi dan waktunya, usaha tersebut tak ia teruskan. Usaha kursus bahasa Inggris juga pernah ia jalankan untuk menopang biaya kuliahnya.

Kisah Elang Gumilang
Image: Elang Group

Nekat Terjun Ke Bisnis Properti

Buka tutup usaha tak membuatnya kapok. Justru makin menambah kecintaannya terhadap dunia wirausaha. Ia pun tak segan melirik dunia properti, bisnis yang sangat menjanjikan namun penuh dengan tantangan. Niatnya untuk terjun ke bisnis properti juga diperkuat dengan pertumbuhan sektor tersebut di daerahnya.

Dengan patungan bersama teman-temannya, akhirnya terkumpul modal sebesar 340 juta rupiah. Dengan modal tersebut, ia membangun perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Rumah hasil garapan idenya ini kemudian diberi nama Rumah Sehat Sederhana (RSS).

Waktu itu, dirinya menjual rumah-rumah tersebut mulai dari harga 250-370 juta rupiah dengan tipe 22/60 dan 36/72. Karena dinilai penuh dengan gebrakan, usaha propertinya pun sukses dan ia terus menggiatkan serta mengembangkan usahanya.

Berhasil Membangun Elang Group Sampai Menjadi Triliuner

Tak puas hanya pada pencapaian tersebut, Elang pun mengembangkan usahanya dengan membangun perusahaan yang kemudian diberi nama Elang Group. Lewat perusahaannya, ekspansi usaha propertinya kian melebar. Elang Group begitu gencar membangun hunian di lokasi-lokasi yang strategis dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan.

Banyak rumah subsidi hadir dari perusahaan Elang Group. Termasuk jadi yang pertama kali menghadirkan rumah subsidi di Kota Bogor. Dan hebatnya, rumah buatan Elang Group dijual dengan harga murah.

Karena rumah yang dijualnya murah, Presiden Joko Widodo sampai menyebut sosoknya sebagai pengusaha yang merakyat. Dari perusahaan Elang Group, pengusaha muda ini berhasil mencetak pendapatan hingga 56 triliun seperti yang dikutip Spacestock.com dari Okezone.com.

Baca Juga: Apakah Bisnis Properti Menguntungkan?

Proyek Rumah Murah yang Tak Lepas dari Halangan

Kisah Elang Gumilang memang tidak serta merta berhiaskan kesuksesan saja. Proyek rumah murah yang menjadi andalannya pun tak lepas dari halangan. Modal merupakan kendala yang paling sering ia alami. Setelah proyek pertamanya berhasil, ia kembali membeli tanah di kawasan Lido, Sukabumi.

Dengan pembayaran dari bank, tak tanggung-tanggung nilai pinjaman yang ia dapatkan sampai 25 miliar rupiah dengan posisi utang saat ini tinggal 12 miliar. Kedepannya, Elang berkeinginan untuk mewujudkan konsep perumahan yang terintegras dari hulu ke hilir.

Tentu konsep tersebut tak lepas dari keinginannya untuk membantu meningkatkan taraf hidup konsumennya.

Belajar dari kisah Elang Gumilang diatas, diharapkan mampu membuat kita semua tidak cepat pantang menyerah agar dapat sukses di masa depan. Semoga bermanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.