Inilah 10 Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia

Image: globeasia.com
0 2,296

Melihat data penelitian terakhir mengenai pengusaha properti terkaya di dunia, Majalah Forbes telat mendata sekiranya beberapa sosok yang sukses menghiasi list ini. Menurut data tersebut, sosok kakak beradik dari keluarga Hartono masih menduduki orang terkaya atau pengusaha properti terkaya di Indonesia dengan kekayaan menjangkau 32,3 miliar dollar AS.

Secara keseluruhan, ada selama 50 orang terkaya Indonesia yang masuk list yang diluncurkan Forbes. Beberapa di antaranya, harta kekayaannya naik sebagai dampak dari peningkatan harga saham. Faktor lainnya diakibatkan terungkapnya harta mereka setelah mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty. Berikut data sepuluh konglomerat yang berbisnis properti.

1. Robert Budi dan Michael Hartono

Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia
Image: qerja.com

Keluarga Hartono selama ini memang dikenal dengan pemilik perusahaan raksasa Djarum dan mayoritas saham Bank Central Asia. Di samping itu, kesuksesannya pun membuat keluarga ini memiliki sebanyak properti yang prestisius, diantaranya Menara BCA, Grand Indonesia Shopping Town, Hotel Indonesia Kempinski, dan Kempinski Residence.

Cangkupan bisnis yang dimiliki pun tak sekedar menargetkan kelas atas, adapun beberapa proyek kelas menengah bawah seperti World Trade Center Mangga Dua, Karawang Resinda, dan Padma Hotel Karawang. Lalu tahukah Anda berapa besar nominal kekayaan yang dimiliki? Yakni berkisar 32,3 miliar dollar AS.

2. Keluarga Eka Tjipta Widjaja

Pengusaha Properti terkaya di Dunia
Image: RiauSky.com

Pendiri Sinar Mas Group ini mempunyai gurita bisnis yang beragam, mulai dari pulp dan kertas, jasa keuangan, properti, sampai perkebunan. Lewat tangan-tangan dinginnya, Sinarmas Land, paling tidak telah mengembangkan enam kota berdikari, mulai dari BSD City, Grand Wisata, Kota Deltamas, Kota Wisata, Legenda Wisata, dan Wisata Bukit Mas.

Di samping itu, Sinarmas pun mempunyai sejumlah proyek apartemen, industri dan komersial, ritel, dan pusat perbelanjaan, sampai perhotelan. Tercatat, kekayaan keluarga ini menjangkau 9,1 miliar dollar AS.

3. Chairul Tanjung

Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia
Image: Tempo.co

Nama Chairul Tanjung yang mengendalikan bisnis CT Corp ini, barangkali lebih dikenal masyarakat industri media. Namun mantan Menteri Koordinator Perekonomian pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini pun mengendalikan sebuah bisnis ritel dan properti. Lewat Trans Retail, pebisnis kelahiran Jakarta pada 16 Juni 1962 silam itu mempunyai Carrefour dan Transmart.

Pada November lalu, CT Corp menandatangani kerja sama dengan perusahaan hotel asal Perancis, AccorHotels, guna membuka 30 hotel di Indonesia. Di samping itu, CT Corp pun tengah membina superblok Trans Park Cibubur, dan Trans Park Juanda. Kekayaan pebisnis yang mendapat julukan ‘Si Anak Singkong’ ini menjangkau 3,6 miliar dollar AS.

(Baca Juga: 9 Kota Dengan Bisnis Properti Termurah di Dunia)

4. Keluarga Tahir

Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia
Image: Properti Indonesia

Menduduki posisi terkaya ke delapan di Indonesia, pendiri Mayapada Group ini mempunyai usaha di sekian banyak  sektor mulai dari perbankan, fasilitas kesehatan dan properti. Beragam proyek hunian baik rumah tapak maupun apartemen, sampai perkantoran pun telah menjadi fokus pengusaha ini. Tercatat harta kekayaan pengusaha ini telah menjangkau 3,5 miliar dollar AS.

5. Keluarga Riady

Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia
Image: Financial Times

Mochtar Riady adalah pendiri Lippo Group yang sekarang dikendalikan kedua anaknya, James Riady dan Stephen Riady. Saat ini, bisnis Lippo Group mencakup real estate, kesehatan, media, ritel dan pendidikan. Di sektor properti, siapa tak kenal Meikarta? Hampir tiap hari, iklan pengembangan kota berdikari yang terletak di area Cikarang itu hadir di media massa. Kekayaan keluarga Riady disebut menjangkau 3 miliar dollar AS.

6. Murdaya Poo

Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia
Image: Wika Beton

Grup Central Cipta Murdaya (CCM) yang dirintis Murdaya Poo memiliki pelbagai usaha, mulai dari perkebunan, pelapis kayu, sampai pusat konvensi terbesar di Jakarta yakni Jakarta International Expo.

Di samping itu, dia pun memiliki nyaris setengah saham properti PT Metropolitan Kentjana Tbk, yang di antara proyek ternamanya yaitu Perumahan Pondok Indah, Pondok Indah Mall 1-2, Intercontinental Hotel, dan Kartika Residence. CCM pun mempunyai perkantoran World Trade Center 1-3, dan JIEXPO Kemayoran. Saat ini, kekayaan Murdaya Poo menjangkau 2,2 miliar dollar AS.

7. Peter Sondakh

Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia
Image: Rajawali Corpora

Tercatat mempunyai kekayaan 1,9 miliar dollar AS, Peter Sondakh pemimpin dari Rajawali Corpora yang telah berdiri semenjak 1984. Grup itu mulai terjun ke bisnis properti dengan mendirikan hotel bintang lima semenjak tahun 1990. Pada tahun 2009, ia mempromosikan St Regis Hotel and Resort di Bali.

Saat ini, Peter tengah menangani proyek St Regis Hotel and Resort di Kuningan, menyusul beroperasinya Four Seasons Hotel dan Capital Place Jakarta. Peter pun dikenal sebagai empunya St Regis Langkawi.

8. Husodo Angkosubroto

Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia
Image: globeasia.com

Sebagai pemimpin Gunung Sewu Group, bisnis properti Husodo Angkosubroto dikendalikan lewat tentakel bisnisnya, Farpoint Realty Indonesia. Beragam bisnis properti dikerjakan oleh Farpoint, mulai dari retail, hospitalitas, perkantoran sampai residensial.

Proyek residensial yang sangat ternama yaitu Verde, Verde Two dan The Hundred. Sementara proyek perkantoran tidak sedikit berada di area jantung ibu kota, layaknya Citi Square, Sequis Center, dan Sequis Tower. Saat ini, kekayaannya terdaftar sebesar 1,6 miliar dollar AS.

9. Keluarga Ciputra

Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia
Image: presidentpost.id

Ciputra Group dikenal sebagai di antara perusahaan properti terbesar di Tanah Air yang mempunyai proyek di 33 kota di Indonesia. Saat ini kekayaan keluarga Ciputra terdaftar 1,45 miliar dollar AS.

10. Alexander Tedja

Pengusaha Properti Terkaya di Indonesia
Image: Indonesia Tatler

Lewat perusahaannya, Pakuwon Jati, Alexander Tedja telah mendirikan sejumlah kompleks dan pusat perbelanjaan di Surabaya dan Jakarta.

Beberapa yang ternama ialah Tunjungan Plaza 1-6, Plaza Blok M, Gandaria City dan Kota Kasablanka, Pakuwon Supermall, dan Pakuwon City. Di samping itu, Pakuwon pun menggarap proyek perkantoran di Jakarta dan Surabaya. Kekayaan Alexander Tedja terdaftar 1,25 miliar dollar AS.

 

Nah, sebenarnya ada alasan mengapa bisnis di bidang properti begitu menguntungkan bagi siapa saja yang pandai melakukannya. Berikut ini adalah beberapa alasan di antaranya.

Tren Harga yang Menanjak

Perlu kita ketahui keperluan masyarakat terhadap tempat tinggal semakin bertambah dari tahun ke tahun. Hal itulah yang terkadang menjadi urusan yang mesti diperhatikan oleh pemerintah. Belum lagi penambahan jumlah warga dalam satu negara yang menciptakan masalah baru di mana pemerintah mesti menyediakan lahan untuk tempat tinggal.

Kalau tidak, mau tinggal di mana warga tersebut? Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap properti juga dibuntuti dengan semakin banyaknya penawaran yang diserahkan oleh semua developer.

Harga yang ditawarkan bervariasi dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, jika Anda mempunyai uang yang sedang “dingin” saat ini, tidak ada salahnya andai Anda membeli properti. Toh properti itu nilainya tidak bakal hilang bahkan makin meningkat dari tahun ke tahun.

Belilah properti ketika para pengembang melakukan promosi sebab harga yang ditawarkan jauh lebih murah. Sehingga Anda dapat menjualnya di kemudian hari dengan harga yang tinggi dan bakal mendatangkan keuntungan.

Depresiasi

Setiap bangunan akan mengalami depresiasi atau penurunan nilai dari bangunan tersebut. Walaupun terjadi penambahan nilai investasi properti, pemerintah memperbolehkan para investor guna langsung meminimalisir pajak properti mereka dari waktu ke waktu.

Dengan demikian, investor dapat memperhitungkan keuntungan yang didapatkan nantinya saat mengerjakan penjualan di masa mendatang.

Arus Kas Bebas

Tidak masalah andai seseorang melakukan pembelian properti kita secara tunai atau dengan memakai pembiayaan dengan hipotek rendah. Toh nantinya Anda bakal menerima dana yang akan mengalir setiap bulannya ke kantong Anda. Jika seseorang melakukan angsuran setiap bulan, maka kita akan mendapat  penghasilan ekstra dari itu. Jadi, baik arus kas kontan maupun arus kas kredit, penjualan properti tetap menguntungkan.

Itulah setidaknya beberapa alasan mengapa bisnis properti begitu menguntungkan. Jika kita mengambil kesempatan dari sini, bukan tidak mungkin kita akan mengikuti jejak 10 orang terkaya di dunia properti yang telah dijelaskan di atas.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.