Konsep Apartemen Co-Living Mulai Dibangun di Jakarta Selatan

Image: theparc.id
0 29

Apartemen The Parc South City, yang merupakan apartemen dengan konsep co-living mulai dibangun secara resmi oleh PT Setiawan Dwi Tunggal. Apartemen ini terletak di kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan.

Pembangunan The Parch South City dimulai dengan adanya prosesi ground breaking pada hari Kamis, tanggal 19 September 2019. Awalnya, pembangunan fondasi bangunan sudah dilakukan pada bulan Juli yang lalu oleh PT Indonesia Pondasi Raya (Indopora) Tbk.

Menurut Direktur South City Peony Tang, penyelesaian konstruksi dari bangunan apartemen ini ditargetkan selesai pada kuartal kedua tahun 2022 mendatang.

Apartemen Pertama di South City

Apartemen Co Living
Image: The Parc South City

Apartemen The Parc merupakan hunian vertikal ekslusif pertama yang dibangun di kawasan superblok South City yang seluas 55 hektar. Rencananya, di South City ini akan dibangun tiga menara low rise dengan ketinggian 13 lantai dan mencakup 1701 unit apartemen.

Pemasaran dari unit apartemen The Parc sebagian besar menyasar target kaum milenial dan eksekutif muda. Konsep dari desain apartemen ini juga disesuaikan dengan gaya hidup khas milenial, yaitu gaya hidup co-living atau gaya hidup bersama.

Konsep ini akan menjadi sesuatu yang baru dan berbeda di tengah pertumbuhan bisnis properti di kawasan Jabodetabek. Peony cukup optimis bahwa pembangunan dari apartemen The Parc bisa menggerakkan ekonomi di Pondok Cabe sehingga bisa menjadi sasaran investasi oleh investor. Hal ini bisa terlihat dari adanya pembangunan berbagai infrastruktur oleh pemerintah di kawasan Jakarta Selatan.

Beberapa pembangunan tersebut diantaranya pembangunan jalan Tol Depok-Antasari yang melalui pintu Tol Andara dan Brigif, pembangunan jalan Tol Cinere-Jagorawi melalui Pintu Tol Cinere, dan juga pembangunan MRT Fatmawati dan Lebak Bulus.

Baca Juga: Tren Co-Living Konsep Hunian Generasi Milenial
Co Living Jakarta
Image: theparc.id
Tren Co Living
Image: theparc.id
Apartemen Co Living
Image: theparc.id

Konsep co-living yang ditawarkan apartemen The Parc cukup berbeda dengan konsep yang ditawarkan oleh hunian lainnya. Co-living di apartemen The Parc masih menawarkan kesempatan bagi penghuni apartemen untuk bisa saling berkomunikasi dan berkolaborasi, namun masih bisa mendapatkan kenyamanan.

Hal ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan kaum milenial yang menghargai adanya keterbukaan, kerjasama, jaringan, dan bisnis. Selain itu, pembayaran unit apartemen The Parc juga dilengkapi dengan berbagai kemudahan yang bisa menjawab kesulitan milenial dalam membeli properti.

Kemudahaan Sistem Pembayaran

Setelah berhasil dengan program “Nabung DP”, apartemen The Parc juga dibayar dengan promo cicilan yang sangat terjangkau, yaitu sebanyak 1,5 juta rupiah selama masa ground breaking tanpa ada uang tanda jadi atau booking fee.

Sekitar 75 persen dari total 391 unit pertama dari The Parc di menara pertama, Summer Tower, telah terjual sejak pemasaran yang telah dilakukan dari bulan Juni 2018 lalu.

Menurut Associate Director South City Stevie Faverius Jaya, target penjualan unit apartemen The Parc yaitu 100% di tahun ini. Setelah itu mereka akan memulai untuk memasarkan unit yang ada di menara kedua.

Stevie juga memiliki harapan besar mengenai perkembangan kawasan hunian di Pondok Cabe dengan adanya pembangunan apartemen The Parc.

Ditambah lagi dengan adanya akses transportasi yang terhubung ke berbagai akses pribadi maupun publik untuk menghubungkan penghuni ke pusat kota Jakarta maupun ke kota-kota lain yang berada di sekitar Jakarta.

Di Summer Tower ini sendiri tersedia 3 tipe unit apartemen. Tipe pertama yaitu tipe Studio dengan luas 22,55 meter persegi. Tipe kedua yaitu 1 Bedroom dengan luas 30,06 hingga 37,49 meter persegi.

Sedangkan tipe yang ketiga yaitu 2 Bedroom dengan luas 46,60 meter persegi. Harga dari unit apartemen ini yaitu sekitar Rp 375 hingga 731 juta per unitnya. (Source: BeritaSatu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.